Selain Harbolnas, Ini 5 Cara Belanja Hemat agar tidak Boros

Dengan pendapatan tetap bulanan, kadang masih banyak diantara kita merasa boros dan harus gigit jari di akhir bulan karena uang belanja bulanan tidak cukup. Lantas bagaimana cara belanja hemat agar tidak boros sekaligus juga tidak ‘jatuh’ ke kategori pelit.

Nah, simak terus pemaparan artikel ini, karena di dalam artikel ini dibahas berbagai macam tips sederhana dan mudah dalam mengatur uang belanja dengan bijak.

6 Tips dan Cara Belanja Hemat agar tidak Jatuh Kategori Boros

Besar pasak daripada tiang memang sangat tidak menyenangkan, sekaligus bisa menyedihkan. Jika tidak memiliki rencana dan strategi dalam mengatasinya.

cara belanja hemat

1. Memanfaatkan Harbolnas

Jika ingin membeli barang atau produk yang bagus dan berkualitas dengan harga lebih murah, maka memanfaatkan momen hari belanja online nasional (harbolnas) tiap tahun adalah opsi yang paling tepat.

Walaupun momen itu hanya sekali setahun, namun bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk membeli barang yang dibutuhkan. Sehingga tidak membuat kantong jadi jebol.

Sebagai konsumen, kita tidak boleh melewatkan kesempatan ini. Walaupun di akhir tahun, namun bisa mulai dari sekarang mengumpulkan uang.

Banyak E-commerce, marketplace, ataupun berbagai toko online yang menyemarakkan momen ini. Salah satunya, Blibli. Blibli rutin tiap tahun mengadakan promo belanja murah di harbolnas.

2. Membuat Catatan Rencana Belanja

Walaupun kelihatannya sepele, namun dengan memiliki catatan rencana belanja mingguan, bulanan, atau tahunan sangat membantu dalam menghemat budget rumah tangga.

Catatan rencana belanja ini semacam tali kekang agar terhindar dari pembeliaan yang tidak terencana dan spontanitas. Sehingga bisa membuat keuangan menjadi jebol.

Catatan rencana belanja ini dari segi waktu, memang bisa dibedakan menjadi rencana belanja harian, mingguan, bulanan, bahkan tahunan. Tujuan dan peruntukannya pun berbeda satu sama lain.

Misalnya, belanja harian atau mingguan lebih fokus untuk memenuhi kebutuhan konsumsi rumah tangga. Namun untuk rencana lain, contohnya rencana tahunan berfungsi untuk mengalokasikan dana untuk pembelian barang berharga atau produk bagus dan berkualitas.

3. Tahu Tempat Belanja yang Tepat

Karena kebutuhan beraneka ragam, maka tempat belanja sesuai dengan kebutuhan tersebut biasanya berbeda satu sama lain.

Sebagai sebuah contoh untuk bagian ini. Tips menghemat pengeluaran rumah tangga, khususnya kebutuhan dapur harian bisa dilakukan dengan berbelanja di pasa tradisional.

Kebutuhan dapur, misalnya bumbu dapur ataupun sayur-sayuran biasanya akan lebih murah jika membelinya di pasar tradisional dibandingkan membeli di pasar modern (mall atau supermarket).

Sementara, untuk barang-barang elektronik atau perabot rumah tangga, belanja di toko resmi atau pusat perbelanjaan modern adalah opsi yang pas. Sebab, mereka biasanya memiliki keunggulan baik dari segi layanan, kualitas, ataupun informasi produk yang jelas.

4. Utamakan Fungsi daripada Merk/Brand

Memakai produk yang bermerek atau branded memang menyenangkan. Sebab, selain produknya telah teruji, juga sedikit atau banyak memberikan kesan yang baik bagi orang lain.

Namun sadar atau tidak, kadang diantara kita terjebak pada situasi ini. Yakni, lebih memetingkan merk atau brand daripada fungsi dari produk tersebut.

Lebih celaka, jika pembelian produk berdasarkan merk/brand tersebut karena ingin show off (pamer) kepada teman-teman ataupun orang lain.

Jadi, saat ingin memutuskan untuk membeli sebuah produk, selalu tanya di dalam diri, apakah saya lebih mengutamakan fungsi daripada merk?

5. Kurangi atau Jangan Gunakan Kartu Kredit

Penggunaan kartu kredit memang sangat memudahkan bagi siapa saja. Namun, di sisi lain, bisa suatu waktu membuat pemegannya terlena sehingga membelanjakan sesuatu secara tidak terkontrol.

Selain menggunakan opsi belanja tunai atau hanya menggunakan kartu debit adalah tips bijak dalam berbelanja hemat.

Pasalnya, dengan melakukan transaksi secara tunai, membuat pengeluaran lebih mudah diketahui. Sementara, jika menggunakan transaksi non tunai, menjadikan sebuah beban keuangan di masa depan.

6. Manfaatkan Gratis Ongkir & Promo

Aktivitas belanja online sekarang ini, memang sangat populer. Hampir setiap orang sudah pernah melakukan belanja online. Dan tidak sedikit orang lebih memilih belanja online dibanding ke pusat perbelanjaan.

Dengan memanfaatkan gratis dan promo, sedikit atau banyak bisa mengurangi pengeluaran. Sehingga tidak terjebak pada kebiasaan boros dalam berbelanja.